Kamis, 23 Oktober 2014
Full teks Content E-Book dalam format file .pdf, dapat diunduh jika anda terdaftar sebagai Anggota Perpustakaan premium dengan biaya keanggotaan sebesar Rp. 50.000,-/tahun.      SELAMAT DATANG DI PERPUSTAKAAN EMIL SALIM KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP , DISINI ANDA DAPAT MENDOWNLOAD PERATURAN LINGKUNGAN SEBANYAK 2215 DALAM VERSI INDONESIA DAN INGGRIS, BUKU SEBANYAK 1006, LAPORAN SLHD SEBANYAK 450 BUKU, KLIPING SEBANYAK 2676 INFORMAS      
Cari di Bagian :
Tahun :
Katalog Perpustakaan
Info Buku Terbaru
Lihat saran-saran ataupun informasi yang pernah anda kirim ke kami? Dapat dilihat disini!. Atau jika anda Memiliki saran-saran atau tanggapan atas pelayanan Perpustakaan Emil Salim ini? Klik Disini!
Kami Baca Untuk Anda
Kamis, 23 Oktober 2014
Pencemaran di Sungai Citarum, Jawa Barat, tak kunjung teratasi. Penerapan hukum yang tak tegas dinilai jadi sebabnya. Bupati Bandung Dadang Naser mengatakan, selama ini tidak ada hukuman yang diberikan dengan tegas kepada para pelaku pencemaran sungai itu. Pengawasan dan penindakan terhadap pengusaha nakal dan masyarakat juga ia nilai kurang tegas sehingga tidak menimbulkan efek jera.Ia mengungkapkan, para pelaku, terutama dari kalangan industri, lebih memilih menyuap oknum Rp 10 juta - Rp 20 juta ketimbang harus mengeluarkan anggaran Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar per tahun untuk pengolahan limbah...BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 23 OKTOBER 2014
Kamis, 23 Oktober 2014
Warga Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengharapkan kepastian langkah rehabilitasi lingkungan pasca bocornya pipa solar milik PT Pertamina. Kebocoran itu mencemari saluran irigasi Cimulu yang menjadi satu-satunya sumber air bagi warga setempat. ”Sekitar 1.600 dari 4.500 penduduk Desa Kamulyan yang bergantung pada saluran air Cimulu. Untuk pengairan sawah, kolam ikan, dan juga air bersih. Kebutuhan warga pada air Cimulu semakin tinggi terutama pada musim kemarau,” kata Kepala Desa Sukamulya Jajang Jasmara di Tasikmalaya, Rabu (22/10). Kebocoran pipa solar di Kampung Warung, Desa Kamulyan, diketahui warga Selasa lalu. Diawali bunyi letupan kecil, solar merembes bercampur air di saluran irigasi selebar 3 meter dan ketinggian 1,5 meter itu. PT Pertamina mengklaim sudah membersihkan solar yang keluar ke sungai. Namun, kandungan solar belum bersih sepenuhnya. Kilauan solar masih menggenang di sungai (Kompas, 22/10). Jajang berharap kepastian penyelesaian perbaikan pipa yang bocor. Sebab, sisa solar yang masih menggenang akan semakin mencemari sawah, kolam ikan, dan sumur air bersih. Sebanyak 46 kolam ikan, 20 sumur, dan 15 hektar sawah milik warga terdampak sisa solar. Agus Sulaeman, warga Kamulyan, mengatakan, kolam ikan miliknya yang berisi 500 gurami terancam air saluran irigasi Cimulu yang tercemar. Ia khawatir rugi besar karena sudah mengeluarkan modal Rp 5 juta sejak tiga tahun lalu. ”Sekarang mungkin nilai ekonomi gurami mencapai tiga kali lipat. Semoga saja bisa dipanen sebelum airnya semakin tercemar,” kata Agus. Sehari setelah kebocoran pipa solar diketahui, penggalian dan perbaikan pipa masih dilakukan hingga Rabu sore. Menurut rencana, perbaikan akan dibantu alat berat guna mencari keberadaan pipa bocor. Titik kebocoran diperkirakan berada di kedalaman 3 meter dari dasar sungai. Assistant Manager External Relation MORR III PT Pertamina Milla Suciyani berpendapat, pihaknya telah menutup aliran solar yang bocor. Rembesan yang telanjur keluar pun sudah dan terus dibersihkan dengan penyerap dan pelarut minyak. Namun, ia belum bisa menjamin kapan perbaikan pipa yang bocor itu bisa dirampungkan. (CHE)................SUMBER, KOMPAS, KAMIS 23 OKTOBER 2014, HALAMAN 23
KATAK MERAH INDIKASIKAN KELESTARIAN AIR
PP GAMBUT : KOMITMEN PRESIDEN JOKOWI DINANTI
PIPA SOLAR BOCOR, SUNGAI DAN SUMUR WARGA TERCEMAR
Dokumen AMDAL
Asia Petroleum Development...
Asia Petroleum Development...
Indorama Synthetics Tbk.
Pustaka Digital
Kementerian Lingkungan Hidup
Kementerian Lingkungan Hidup...
Kementerian Lingkungan Hidup
Peraturan Perundangan
Peraturan Pemerintah
Undang-undang
Undang-undang
SLHD
Pemerintah Kota Padang
Pemerintah Provinsi Bali
Bapedalda Riau
Direktori Lingkungan Hidup
Ilmu dan Teknologi Institusi dan Perorangan
Kawasan Kegiatan
Komputer dan Internet Masyarakat dan Budaya
Anak, Etika, Gender ...
Perubahan Iklim dan Alam Sumber Daya Alam
Air, Energi, Fauna ...
DEBIT PEMANFAATAN AIR TANAH
Besarnya volume per satuan waktu air tanah yang dapat atau diijinkan untuk diambil sesuai pertimbangan kemampuan ketersediaan air tanah, daya dukung lingkungan air tanah, peruntukan pemanfaatan, serta kebutuhan akan ait
Guest User
Member User
Total User
Hits21416742 Hits
Today990 Hits
Hak Cipta © 2008 - 2013 Kementerian Lingkungan Hidup, Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Jl. D.I Panjaitan Kav. 24, Kebon Nanas, Jakarta Timur 13410, Gedung A, Lt.1 Telp : 021-85907286
Jika komputer anda tidak tersedia
aplikasi Adobe Reader,
Klik disini untuk Mengunduh/Download!