Jumat, 12 Februari 2016
Full teks Content E-Book dalam format file .pdf, dapat diunduh jika anda terdaftar sebagai Anggota Perpustakaan premium dengan biaya keanggotaan sebesar Rp. 100.000,-/tahun. Untuk Cara pembayaran dapat dilihat menu KEANGGOTAAN pada submenu JENIS KEANGGOTA      
Cari di Bagian :
Tahun :
Katalog Perpustakaan
Info Buku Terbaru
Lihat saran-saran ataupun informasi yang pernah anda kirim ke kami? Dapat dilihat disini!. Atau jika anda Memiliki saran-saran atau tanggapan atas pelayanan Perpustakaan Emil Salim ini? Klik Disini!
Kami Baca Untuk Anda
Jumat, 12 Februari 2016
PROGRAM plastik berbayar akan diluncurkan pada 21 Februari mendatang. Namun, pemerintah pusat belum menetapkan harga kantong plastik dalam program itu. Beberapa kabupaten/kota sudah mengeluarkan surat edaran maupun peraturan mengenai harga plastik itu. Namun, pemerintah pusat memasang tenggat hingga 3 Maret mendatang untuk penetapan harga. Asosisasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai kesimpangsiuran itu berpotensi menggangu mekanisme bisnis para peritel. “Misalnya kalau harga yang diterapkan Jakarta Rp1.000, sedangkan di Balikpapan Rp1.500, itu akan mengganggu mekanisme bisnis secara keseluruhan hingga ke pusat,” terang Wakil Ketua Umum Aprindo Tutum Rahanta saat ditemui dalam acara mediasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Jakarta, kemarin. Oleh karena itu, Aprindo meminta pemerintah segera menetapkan harga sebelum program diluncurkan. Dengan demikian, mekanisme bisnis dapat disesuai kan dengan harga plastik yang seragam di tiap gerai di 23 kota yang menjadi daerah percontohan dalam progam plastik berbayar. Aprindo, lanjut Tutu, tetap menyarankan agar harga kantong plastik dapat dimulai dari harga terendah, Rp200. “Supaya masyarakat tidak kaget, kalau dalam sebulan tidak ada pengurangan jumlah plastik yang keluar, bisa kita naikkan (harganya),” papar Tutum. Tutum menilai Rp200 masih di bawah harga pembelian plastik dari produsen. Dengan demikian, tidak akan ada keuntungan yang diperoleh peritel dari mekanisme plastik berbayar. “Kami tidak ingin menyimpan uang masyarakat dari hasil keuntungan plastik berbayar.” Sebelumnya, Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Sudirman menyatakan pihaknya akan menetapkan harga plastik berbayar sebelum penandatanganan komitmen bersama para pihak yang terlibat dalam program itu pada 3 Maret mendatang. (Ric/H-3)......SUMBER, MEDIA INDONESIA, JUMAT 12 FEBRUARI 2016, HALAMAN 13
Jumat, 12 Februari 2016
Pangkal Pinang, KompasBencana banjir dan longsor masih terjadi di sejumlah kabupaten di Sumatera, Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten. Banjir tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menelan korban jiwa. Bahkan, wilayah Bangka Belitung (Babel) dinyatakan status Darurat Banjir hingga 21 Februari. Selama masa tanggap darurat, penanganan korban setelah bencana difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pengungsi dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/2), mengatakan, sejak status keadaan darurat penanganan bencana banjir di Babel ditetapkan pada 8 Februari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Babel menerapkan sejumlah langkah memperbaiki infrastruktur. Perbaikan yang dilakukan, antara lain, memasang jembatan bailey sepanjang 15 meter di Desa Kereta yang menghubungkan Pangkal Pinang dengan Pelabuhan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Barat. "Dibuatnya akses penghubung, bantuan akan lebih mudah disalurkan," katanya. BNPB memberikan dana serta bantuan peralatan untuk menjalankan proses tanggap bencana. Dana sebesar Rp 250 juta telah disiapkan, tetapi belum cair karena operasional bank belum sepenuhnya pulih. Disiapkan juga bantuan berupa makanan, obat- obatan, dan sejumlah peralatan untuk kebutuhan pengungsi di posko. Korban jiwa Di Kabupaten Kampar, Riau, banjir menelan dua korban jiwa, puluhan sekolah dan masjid, serta 2.300 rumah. "Sedikitnya 8.234 orang mengungsi dari rumahnya. Banjir di bagian hulu mulai surut," ujar Komandan Kodim 0303 Kampar Letnan Kolonel (Kav) Yudi Prasetio. Satu korban tewas, kata Yudi, yakni Roni Fadilah (19), pemuda asal Desa Rumbio Jaya yang terseret banjir. Korban tewas lainnya yakni pemilik keramba di Kecamatan Kampar Timur. "Korban berusaha menyelamatkan keramba miliknya, tetapi air terlalu deras sehingga korban hanyut bersama kerambanya," kata Yudi. Luapan Bengawan Solo Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo dan anak sungainya di Jawa Tengah tidak hanya menggenangi ratusan rumah di Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar, tetapi juga menelan korban jiwa. Di Klaten, seorang warga meninggal karena terseret arus Sungai Blora. Camat Karangdowo, Klaten, Agus Suprapto mengatakan, korban bernama Suyamto (60), warga Desa Karangtalun, Kecamatan Karangdowo. Saat itu, korban hendak mengikuti gotong royong membersihkan rumpun bambu yang terbawa arus sungai dan tersangkut tiang jembatan Sungai Blora. Korban terpeleset dan hanyut terseret arus sungai. Korban saat ditemukan Tim SAR Klaten sudah meninggal, berjarak lebih kurang 5 meter dari titik jatuh. Korban tenggelam di kedalaman sungai sekitar 2 meter. Banjir akibat hujan deras yang berkepanjangan juga membuat 3.463 rumah serta sejumlah sekolah dan tempat ibadah di enam kecamatan di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, terendam. Banjir mengepung Kecamatan Jujuhan, Tanah Sepenggal, Bathin III, Pasar Muara Bungo, Bathin II Babeko, dan Pelepat, seiring meningkatnya curah hujan selama Februari ini. Hingga Kamis, ketinggian banjir di Bungo masih bertahan hingga 1 meter. Untuk beraktivitas, warga harus menggunakan perahu. Banjir juga merendam Kampung Cieunteung, Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, setinggi 1-1,5 meter. Namun, warga belum mengungsi, bertahan tinggal di lantai dua rumah mereka. "Kalau hujan deras turun lagi sampai berhari-hari, kemungkinan besar air bisa naik di atas 1,5 meter. Biasanya, warga mulai mengungsi dengan perahu," ujar Sutarman (34), warga. Sementara di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, hingga Kamis, masih dilanda banjir setinggi 1,5 meter. Banjir tak kunjung surut karena hujan lebat masih terjadi di daerah tersebut. Pemerintah setempat sudah menyiapkan tenda pengungsian dan mendistribusikan bantuan logistik ke daerah terdampak. Di Kabupaten Pandeglang, Banten, air mulai naik. Warga di Kecamatan Panimbang, Patia, dan Pagelaran diminta waspada. Hal yang sama terjadi di Jawa Timur, yakni di Kabupaten Sidoarjo, Gresik, dan Bojonegero. (SAH/ITA/RAM/RWN/TAM/ESA/ACI/BAY/WER/ODY/JOG)............SUMBER, KOMPAS, JUMAT 12 FEBRUARI 2016, HALAMAN 1
PERTAMBANGAN : ANEKA TAMBANG BERTANGGUNG JAWAB
KANTONG PLASTIK BERBAYAR : PEMERINTAH BELUM MENETAPKAN HARGA
PENYEDERHANAAN IZIN TAK JAMIN KEBERLANJUTAN BISNIS
Dokumen AMDAL
Asia Petroleum Development...
Asia Petroleum Development...
Indorama Synthetics Tbk.
Pustaka Digital
Kementerian Negara Lingkungan...
Kementerian Negara Lingkungan...
Kementerian Lingkungan Hidup
Peraturan Perundangan
Peraturan Daerah Kabupaten
Peraturan Daerah Kabupaten
Peraturan Daerah Kabupaten
SLHD
Pemerintah Kota Padang
Pemerintah Provinsi Bali
Bapedalda Riau
Direktori Lingkungan Hidup
Ilmu dan Teknologi Institusi dan Perorangan
Kawasan Kegiatan
Komputer dan Internet Masyarakat dan Budaya
Anak, Etika, Gender ...
Perubahan Iklim dan Alam Sumber Daya Alam
Air, Energi, Fauna ...
HARI BUMI
Hari untuk memperingati atau merenungkan secara mendasar mengenai nasib bumi. Ide penyelenggaraan Hari Bumi dimulai di Amerika Serikat, ketika Senator Gaylord Nelson memprakarsai gerakan sadar lingkungan hidup yang jatuh pada tanggal 22 April 1970. Lebih dari 20 juta rakyat AS spontan mengadakan pawai dengan panji-panji "Mother Nature". Setelah itu timbul kesadaran bahwa bumi sudah berada di titik gawat, dan karena itu upaya-upaya penyelamatannya mustahil ditunda lebih lama lagi
Guest User
Member User
Total User
Hits22619421 Hits
Today186 Hits
Hak Cipta © 2008 - 2013 Kementerian Lingkungan Hidup, Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Jl. D.I Panjaitan Kav. 24, Kebon Nanas, Jakarta Timur 13410, Gedung A, Lt.1 Telp : 021-85907286
Jika komputer anda tidak tersedia
aplikasi Adobe Reader,
Klik disini untuk Mengunduh/Download!