Jumat, 29 Agustus 2014
Full teks Content E-Book dalam format file .pdf, dapat diunduh jika anda terdaftar sebagai Anggota Perpustakaan premium dengan biaya keanggotaan sebesar Rp. 50.000,-/tahun.      SELAMAT DATANG DI PERPUSTAKAAN EMIL SALIM KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP , DISINI ANDA DAPAT MENDOWNLOAD PERATURAN LINGKUNGAN SEBANYAK 2215 DALAM VERSI INDONESIA DAN INGGRIS, BUKU SEBANYAK 1006, LAPORAN SLHD SEBANYAK 450 BUKU, KLIPING SEBANYAK 2676 INFORMAS      
Cari di Bagian :
Tahun :
Katalog Perpustakaan
Info Buku Terbaru
Lihat saran-saran ataupun informasi yang pernah anda kirim ke kami? Dapat dilihat disini!. Atau jika anda Memiliki saran-saran atau tanggapan atas pelayanan Perpustakaan Emil Salim ini? Klik Disini!
Kami Baca Untuk Anda
Kamis, 28 Agustus 2014
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siaga bencana kebakaran permukaan, hutan, dan lahan selama musim kemarau. Pasalnya angka kejadian kebakaran sangat tinggi di Kalsel setiap harinya. Tercatat lima kebakaran terjadi kemarin yang meliputi wilayah permukiman, hutan, dan lahan. Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Keluranurahan Sungai Andai. Banjarmasin Utara, Kelayan B dan permukiman banjar Indah pPermai, kota Banjarmasin, serta di Perumahan Persada Handil Bhakti, Kabupaten Barito Kuala.........BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 28 AGUSTUS 2014
Kamis, 28 Agustus 2014
Dalam mekanisme baru, penilaian dilakukan dengan pemantauan sepanjang waktu. Pengelolaan TPA sampah juga jadi poin penting. Revitalisasi dalam mekanisme penilaian memang diperlukan, mengingat pemberian Adipura tersebut sudah berlangsung selama hampir 30 tahun. KEMENTERIAN Lingkungan Hidup (KLH) akan segera menerbitkan peraturan menteri (permen) terkait penilaian untuk penghargaan Adipura dan Adipura Kencana.Permen yang masih pembahasan itu mencakup sejumlah perubahan dalam mekanisme penilaian dalam menentukan kota yang berhak menerima penghargaan tersebut. Permen ini hadir untuk menyikapi dinamika masalah lingkungan pada konteks Adipura dan Adipura Kencana.Kami juga menanggapi hal yang selama ini jadi keluhan dan masukan dari masyarakat dan komunitas lingkungan, kata Asisten Deputi (Asdep) Pengelolaan Sampah KLH Sudirman, di Jakarta, kemarin. Permen baru itu ialah revisi dari Permen No 7/2011 yang sudah diperbarui di beberapa pasal dan Permen No 1/2013. Beberapa hal penting yang diatur ialah penilaian dilakukan dengan pemantauan sepanjang waktu, penilaian tanpa ada lagi titik pantau tertentu, serta penilaian terhadap hal-hal inovatif dan berhubungan fasilitas publik.Beberapa contoh fasilitas publik itu antara lain terminal bus, pasar, dan trotoar. Selain itu, meski tak dituangkan pada permen baru, persyaratan kepemilikan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah jadi poin penilai an penting. Kota-kota ini harus memiliki TPA bagus, yaitu TPA memiliki batasan yang jelas, di atasnya harus ada pohon, memiliki pengolahan lindis, memiliki sistem penutupan secara kontinu, yaitu sampah dipadatkan dengan tanah, ada pencatatan sampah, ti dak bau, dan tidak ada lalat,“ jelasnya. Untuk Adipura Kencana, ada persyaratan tambahan. Selain harus bersih, hijau, dan sehat juga harus hemat energi, memiliki budaya 3R (reduce, reuse, dan recycle), serta mandiri dalam penyediaan air, energi, dan pangan. Lalu, ada ikatan sosial yang kuat dan adaptif terhadap perubahan iklim. “Poin-poin tadi dapat diterjemahkan, misalnya, kota yang mau ikut penilaian Adipura harus mengelola sampahnya minimal 7%, budaya 3R nya mesti berjalan seperti Surabaya yang sebesar 59%. Lalu soal kemandirian, maksudnya mengurangi penggunaan energi dengan menggunakan energi terbarukan,“ imbuhnya.Hak warga Sudirman menambahkan, sebelumnya penilaian oleh tim pemantau sering diperdebatkan, antara lain karena kriteria penilaian tidak jelas dan adanya periode waktu penilaian sehingga perubahan dan proses yang dilakukan suatu kota tidak terpantau. “Direncanakan, permen itu akan disosialisasikan pada akhir September pada pertemuan KLH dengan seluruh kepala daerah se-Indonesia.“ Sementara itu, Deputi IV Bidang Pengelolaan B3, Limbah B3, dan Sampah KLH, Rasio Ridho Sani, mengatakan revitalisasi dalam mekanisme penilaian itu memang diper lukan. Mengingat pemberian Adipura sudah berlangsung hampir 30 tahun sejak 1986.Selama itu sudah banyak dinamika masalah lingkungan. Yang jelas kami minta kepala daerah menerjemahkan ini bukan hanya semata untuk penghargaan, tetapi mewujudkan kota dan lingkungan yang sehat yang memang adalah hak semua warga negara. Adipura ialah penghargaan untuk kota di Indonesia yang berhasil menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup. Adipura Kencana ialah penghargaan Adipura tertinggi. Penghargaan itu diberikan kepada kota yang yang melampaui batas pencapaian dari segi pengendalian pencemaran, pengelolaan tanah, perubahan iklim, sosial, ekonomi, dan keanekaragaman hayati.(H-3) .....SUMBER, MEDIA INDONESIA, KAMIS 28 AGUSTUS 2014, HALAMAN 15
IZIN LINGKUNGAN : MINIM SDM, PAPUA BERPOTENSI BERMASALAH
KENALKAN KERAGAMAN HAYATI KEPADA PUBLIK
KEBAKARAN HUTAN : LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT HAK SUBYEKTIF
Dokumen AMDAL
Asia Petroleum Development...
Asia Petroleum Development...
Indorama Synthetics Tbk.
Pustaka Digital
Kementerian Lingkungan Hidup
Kementerian Lingkungan Hidup
Kementerian Lingkungan Hidup
Peraturan Perundangan
Peraturan Daerah Provinsi
Peraturan Daerah Kabupaten
Peraturan Daerah Kabupaten
SLHD
Pemerintah Kota Padang
Pemerintah Provinsi Bali
Bapedalda Riau
Direktori Lingkungan Hidup
Ilmu dan Teknologi Institusi dan Perorangan
Kawasan Kegiatan
Komputer dan Internet Masyarakat dan Budaya
Anak, Etika, Gender ...
Perubahan Iklim dan Alam Sumber Daya Alam
Air, Energi, Fauna ...
AIR AGRESIF
Air yang mempunyai daya mengalir ke suatu tempat.
Guest User
Member User
Total User
Hits21281295 Hits
Today2337 Hits
Hak Cipta © 2008 - 2013 Kementerian Lingkungan Hidup, Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Jl. D.I Panjaitan Kav. 24, Kebon Nanas, Jakarta Timur 13410, Gedung A, Lt.1 Telp : 021-85907286
Jika komputer anda tidak tersedia
aplikasi Adobe Reader,
Klik disini untuk Mengunduh/Download!